
Mata kucing kuning atau gusi yang berubah menjadi kekuningan bukan kondisi yang boleh diabaikan. Perubahan warna ini dapat menjadi tanda penyakit kuning atau jaundice. Kondisi tersebut juga bisa terjadi pada anjing.
Penyakit kuning muncul ketika kadar bilirubin meningkat dalam tubuh. Bilirubin merupakan pigmen yang terbentuk saat tubuh memecah sel darah merah. Normalnya, hati membantu mengolah bilirubin agar tubuh dapat membuangnya.
Namun, beberapa gangguan kesehatan dapat menyebabkan bilirubin menumpuk. Akibatnya, bagian putih mata, gusi, dan kulit anabul terlihat menguning.
Oleh karena itu, pemilik hewan perlu mengenali perubahan warna tersebut sejak dini.
Apa Penyebab Mata Kucing Kuning?
Mata kucing kuning dapat berkaitan dengan beberapa gangguan kesehatan. Dokter hewan perlu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pastinya.
Berikut beberapa kondisi yang dapat menyebabkan penyakit kuning pada kucing dan anjing.
1. Gangguan Fungsi Hati
Hati memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh. Organ ini juga membantu mengolah bilirubin.
Ketika hati mengalami gangguan, bilirubin dapat menumpuk dalam darah. Akibatnya, gusi dan bagian putih mata anabul terlihat kuning.
Beberapa penyakit hati yang dapat berkaitan dengan kondisi ini meliputi peradangan hati, gangguan hati akibat racun, serta hepatic lipidosis pada kucing.
2. Kerusakan Sel Darah Merah
Selain gangguan hati, kerusakan sel darah merah secara berlebihan juga dapat menyebabkan penyakit kuning.
Kondisi ini dikenal sebagai hemolisis. Ketika banyak sel darah merah mengalami kerusakan, tubuh menghasilkan bilirubin lebih banyak.
Akibatnya, anabul dapat mengalami anemia dan perubahan warna pada jaringan tubuh.
3. Gangguan Saluran Empedu
Saluran empedu membantu mengalirkan cairan empedu dari hati menuju usus.
Namun, peradangan atau penyumbatan dapat menghambat aliran tersebut. Kondisi ini dapat meningkatkan bilirubin dalam tubuh.
Karena itu, dokter hewan mungkin memerlukan pemeriksaan tambahan untuk mengevaluasi hati dan saluran empedu.
Gejala Penyakit Kuning pada Kucing dan Anjing
Selain mata kucing kuning, pemilik hewan perlu memperhatikan perubahan kondisi tubuh lainnya.
Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:
- Gusi terlihat kuning.
- Bagian putih mata berubah kekuningan.
- Nafsu makan menurun.
- Tubuh terlihat lemas.
- Muntah atau mengalami gangguan pencernaan.
- Berat badan menurun.
- Urine terlihat lebih gelap.
- Aktivitas harian berkurang.
Namun, tidak semua hewan menunjukkan gejala yang sama. Bahkan, beberapa anabul masih terlihat cukup aktif pada tahap awal penyakit.
Oleh sebab itu, jangan menunggu sampai kondisinya semakin lemah.
Mengapa Mata Kucing Kuning Perlu Pemeriksaan Darah?
Pemeriksaan darah membantu dokter hewan mengevaluasi kondisi kesehatan anabul.
Melalui pemeriksaan hematologi, dokter dapat menilai jumlah sel darah merah, sel darah putih, serta komponen darah lainnya.
Selain itu, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan kimia darah untuk mengevaluasi bilirubin, enzim hati, dan parameter organ lainnya.
Pemeriksaan tersebut membantu dokter mencari kemungkinan penyebab penyakit kuning.
Jika diperlukan, dokter juga dapat merekomendasikan USG atau pemeriksaan penunjang lainnya.
Dengan demikian, dokter dapat menentukan langkah penanganan berdasarkan kondisi pasien.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Gusi Anabul Menguning?
Jika Anda melihat gusi atau bagian putih mata anabul berubah menjadi kuning, segera hubungi dokter hewan.
Sambil mempersiapkan pemeriksaan, lakukan beberapa langkah berikut.
- Perhatikan perubahan warna gusi dan mata.
- Catat perubahan nafsu makan serta aktivitas anabul.
- Pantau apakah anabul mengalami muntah atau lemas.
- Hindari memberikan obat manusia tanpa arahan dokter.
- Segera bawa anabul untuk pemeriksaan kesehatan.
Penyakit kuning dapat menandakan masalah medis serius. Oleh karena itu, anabul sebaiknya diperiksa pada hari yang sama, meskipun masih terlihat aktif.
Jika anabul mengalami kesulitan bernapas, kolaps, atau kelemahan berat, segera cari pertolongan dokter hewan darurat.
Konsultasi Kesehatan Anabul di Klinik Hewan Poris
Mata kucing kuning dan gusi yang menguning memerlukan perhatian medis. Pemeriksaan sejak dini membantu dokter hewan mengetahui kemungkinan penyebab dan menentukan tindakan selanjutnya.
Klinik Hewan Poris melayani konsultasi dokter hewan, pemeriksaan kesehatan kucing dan anjing, serta cek darah atau hematologi sesuai kebutuhan pasien.
Bagi Anda yang mencari klinik hewan di Poris, dokter hewan Cipondoh, atau cek darah kucing di Kota Tangerang, silakan konsultasikan kondisi anabul bersama tim kami.
Klinik Hewan Poris Berbagi
Alamat: Jl. Kp. Dongkal Raya No.1240, RT.008/RW.005, Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15148.
WhatsApp: +62 822-5856-7694https://klinikhewanporis.id/
Jangan abaikan perubahan warna gusi atau mata anabul. Pemeriksaan dokter hewan dapat membantu menemukan penyebabnya lebih awal.
